SOAL
1. Suatu
perusahaan dikatakan mengalami kerugian oleh akuntan. Mengapa bisa dikatakan
demikian?
a.
Perusahaan menghasilkan tingkat laba nol
b.
Perusahaan menghasilkan persis sama
dengan tingkat pengembalian modal yang wajar
c.
Perusahaan mendapatkan tingkat
pengembalian modal dibawah nilai wajar yang sangat rendah
d.
Pengembalian modal yang didapat oleh
perusahaan lebih tinggi daripada total biaya yang harus ditanggung
e.
Perusahaaan mengalami kenaikan modal
(aktiva bersih) yang berasal dari transaksi sampingan atau transaksi yang
jarang terjadi dari suatu badan usaha, dan dari semua transaksi atau kejadian
lain yang mempunyai badan usaha selama satu periode.
2. Terkadang
suatu perusahaan harus menanggung biaya tetap terlepas dari apakah menutup
usaha atau tidak, apakah yang menjadi alasan utama dari pengambilan keputusan
suatu perusahaan tersebut?
a.
Penerimaan total dikurangi biaya
variabel total (TR-TVC)
b.
Penerimaan dari perusahaan
mencukupi untuk menutup biaya variabel
c.
Perusahaan terus beroperasi dalam jangka
pendek untuk meminimalkan kerugian
d.
Penerimaan tidak cukup untuk menutup
bahkan biaya variabelnya
e.
Kurva perusahaan memperlihatkan tingkat
keluaran (output) yang memaksimalkan laba perusahaan dalam periode tertentu
3. Mengapa
analisis kemungkinan-kemungkinan jangka panjang lebih rumit daripada jangka
panjang dalam perusahaan?
a.
Kurva-kurva yang digunakan lebih
sederhana sehingga mudah untuk pengambilan keputusan keuangan perusahaan
b.
Skala pabrik yang digunakan tidak
berubah-ubah dan termasuk statis
c.
Penentuan biaya yang digunakan
perusahaan ditentukan dari skala pabrik saat ini
d.
Variabel sifat skala pabrik
yang tidak tetap, dan perusahaan tidak memiliki biaya tetap sehingga dapat
keluar dari industri dalam jangka panjang tersebut
e.
Penentuan skala operasi tidak bisa
memilih skala operasi mana saja dan harus menganalisis sedikit kemungkinan
pilihan
4. Apa
yang lebih baik dilakukan oleh suatu perusahaan apabila harga-harga produksi
dibawah biaya variabel rata-rata?
a. Memperbaiki
biaya variabel rata-rata sehingga produksi akan terus beroperasi
b. Memberikan
kebijakan yang serius mengenai penentuan harga-harga
c. Menekan
pemakaian biaya variabel untuk meminimalkan kerugian dalam jangka pendek
d. Terus
beroperasi dan memproduksi barang-barang baru dan memberikan harga yang lebih
terjangkau
e.
Perusahaan harus menutup
usahanya daripada terus beroperasi karena dapat memaksimalkan kerugian secara
terus menerus
5. Apakah
yang dimaksud dengan titik penutupan usaha oleh suatu perusahaan?
a.
Titik terendah pada kurva
biaya variabel rata-rata
b. Titik
tertinggi pada kurva biaya variabel rata-rata
c. Titik
impas berada diantara biaya marjinal dan biaya variabel rata-rata
d. Kurva
biaya marjinal terletak di atas kurva biaya variabel rata-ratanya
e. Kurva
biaya variabel rata-rata terletak dibawah kurva biaya marjinal
6. Apa
yang dimaksud dengan skala ekonomi?
a.
Kenaikan skala produksi
perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
b. Penurunan
skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih
rendah
c. Kenaikan
skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit yang diproduksi
menjadi lebih tinggi
d. Penurunan
skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih
tinggi
e. Kenaikan
skala produksi perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap biaya rata-rata per
unit yang diproduksi
7. Apa
yang dimaksud dengan skala hasil konstan saat skala bertambah?
a.
Kenaikan skala produksi perusahaan
menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
b.
Penurunan skala produksi perusahaan
menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
c.
Kenaikan skala produksi perusahaan
menyebabkan biaya rata-rata per unit yang diproduksi menjadi lebih tinggi
d.
Penurunan skala produksi perusahaan
menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih tinggi
e.
Kenaikan skala produksi perusahaan
tidak mempunyai pengaruh terhadap biaya rata-rata per unit yang diproduksi
8. Apa
yang dimaksud dengan skala disekonomi?
a. Kenaikan
skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih
rendah
b. Penurunan
skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih
rendah
c.
Kenaikan skala produksi
perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit yang diproduksi menjadi lebih
tinggi
d. Penurunan
skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih
tinggi
e. Kenaikan
skala produksi perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap biaya rata-rata per
unit yang diproduksi
9. Bagaimana
skala pabrik yang optimal?
a. Skala
pabrik yang meminimalkan biaya marjinal
b. Skala
pabrik yang memaksimalkan biaya marjinal
c. Skala
pabrik yang meminimalkan biaya variabel
d. Skala
pabrik yang memaksimalkan biaya rata-rata
e. Skala pabrik yang meminimalkan biaya rata-rata
10. Bagaiamana
hubungan biaya industri saat mengalami ekuilibrium?
a. P*
< SRMC < SRAC < LRAC
b.
P* = SRMC = SRAC = LRAC
c. P*
> SRMC > SRAC > LRAC
d. P*
= SRMC < SRAC > LRAC
e. P*
= SRMC > SRAC < LRAC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar