Selasa, 01 September 2015

Soal "Biaya & Keputusan Keluaran (Output) dalam Jangka Panjang"



SOAL
1.      Suatu perusahaan dikatakan mengalami kerugian oleh akuntan. Mengapa bisa dikatakan demikian?
a.         Perusahaan menghasilkan tingkat laba nol
b.         Perusahaan menghasilkan persis sama dengan tingkat pengembalian modal yang wajar
c.         Perusahaan mendapatkan tingkat pengembalian modal dibawah nilai wajar yang sangat rendah
d.        Pengembalian modal yang didapat oleh perusahaan lebih tinggi daripada total biaya yang harus ditanggung
e.         Perusahaaan mengalami kenaikan modal (aktiva bersih) yang berasal dari transaksi sampingan atau transaksi yang jarang terjadi dari suatu badan usaha, dan dari semua transaksi atau kejadian lain yang mempunyai badan usaha selama satu periode.

2.      Terkadang suatu perusahaan harus menanggung biaya tetap terlepas dari apakah menutup usaha atau tidak, apakah yang menjadi alasan utama dari pengambilan keputusan suatu perusahaan tersebut?
a.         Penerimaan total dikurangi biaya variabel total (TR-TVC)
b.         Penerimaan dari perusahaan mencukupi untuk menutup biaya variabel
c.         Perusahaan terus beroperasi dalam jangka pendek untuk meminimalkan kerugian
d.        Penerimaan tidak cukup untuk menutup bahkan biaya variabelnya
e.         Kurva perusahaan memperlihatkan tingkat keluaran (output) yang memaksimalkan laba perusahaan dalam periode tertentu

3.      Mengapa analisis kemungkinan-kemungkinan jangka panjang lebih rumit daripada jangka panjang dalam perusahaan?
a.         Kurva-kurva yang digunakan lebih sederhana sehingga mudah untuk pengambilan keputusan keuangan perusahaan
b.         Skala pabrik yang digunakan tidak berubah-ubah dan termasuk statis
c.         Penentuan biaya yang digunakan perusahaan ditentukan dari skala pabrik saat ini
d.        Variabel sifat skala pabrik yang tidak tetap, dan perusahaan tidak memiliki biaya tetap sehingga dapat keluar dari industri dalam jangka panjang tersebut
e.         Penentuan skala operasi tidak bisa memilih skala operasi mana saja dan harus menganalisis sedikit kemungkinan pilihan

4.      Apa yang lebih baik dilakukan oleh suatu perusahaan apabila harga-harga produksi dibawah biaya variabel rata-rata?
a.       Memperbaiki biaya variabel rata-rata sehingga produksi akan terus beroperasi
b.      Memberikan kebijakan yang serius mengenai penentuan harga-harga
c.       Menekan pemakaian biaya variabel untuk meminimalkan kerugian dalam jangka pendek
d.      Terus beroperasi dan memproduksi barang-barang baru dan memberikan harga yang lebih terjangkau
e.       Perusahaan harus menutup usahanya daripada terus beroperasi karena dapat memaksimalkan kerugian secara terus menerus

5.      Apakah yang dimaksud dengan titik penutupan usaha oleh suatu perusahaan?
a.       Titik terendah pada kurva biaya variabel rata-rata
b.      Titik tertinggi pada kurva biaya variabel rata-rata
c.       Titik impas berada diantara biaya marjinal dan biaya variabel rata-rata
d.      Kurva biaya marjinal terletak di atas kurva biaya variabel rata-ratanya
e.       Kurva biaya variabel rata-rata terletak dibawah kurva biaya marjinal

6.      Apa yang dimaksud dengan skala ekonomi?
a.       Kenaikan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
b.      Penurunan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
c.       Kenaikan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit yang diproduksi menjadi lebih tinggi
d.      Penurunan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih tinggi
e.       Kenaikan skala produksi perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap biaya rata-rata per unit yang diproduksi

7.      Apa yang dimaksud dengan skala hasil konstan saat skala bertambah?
a.         Kenaikan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
b.         Penurunan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
c.         Kenaikan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit yang diproduksi menjadi lebih tinggi
d.        Penurunan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih tinggi
e.         Kenaikan skala produksi perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap biaya rata-rata per unit yang diproduksi

8.      Apa yang dimaksud dengan skala disekonomi?
a.       Kenaikan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
b.      Penurunan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih rendah
c.       Kenaikan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit yang diproduksi menjadi lebih tinggi
d.      Penurunan skala produksi perusahaan menyebabkan biaya rata-rata per unit menjadi lebih tinggi
e.       Kenaikan skala produksi perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap biaya rata-rata per unit yang diproduksi

9.      Bagaimana skala pabrik yang optimal?
a.       Skala pabrik yang meminimalkan biaya marjinal
b.      Skala pabrik yang memaksimalkan biaya marjinal
c.       Skala pabrik yang meminimalkan biaya variabel
d.      Skala pabrik yang memaksimalkan biaya rata-rata
e.       Skala pabrik yang meminimalkan biaya rata-rata
10.  Bagaiamana hubungan biaya industri saat mengalami ekuilibrium?
a.       P* < SRMC < SRAC < LRAC
b.      P* = SRMC = SRAC = LRAC
c.       P* > SRMC > SRAC > LRAC
d.      P* = SRMC < SRAC > LRAC
e.       P* = SRMC > SRAC < LRAC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar